Mungkin sudah agak lama bug ini ada, namun sampai saat ini masih banyak pengelola situs yang menggunakan WordPress belum mengetahuinya.
Sebenarnya bug inipun tidak terlampau parah layaknya pada kelemahan WordPress terdahulu yang bisa digunakan untuk mendapatkan account Admin. Namun, apabila bug ini didapatkan oleh orang yang berpengalaman dengan dunia web dan security, dia akan bisa membaca struktur directory admin kita.
Bug tersebut berada di www.situswordpress.xxx/wp-includes/wp-db.php, maka akan terlihat error seperti ini:
Fatal error: Call to undefined function is_multisite() in /home/direktory_penyimpanan/situswordpress.xxx/wp-includes/wp-db.php on line 505
bisa pada line505 (terjadi pada WordPress 3.0) atau line1039 pada versi WordPress yang dibawahnya.
Solusi:
Cara pertama:
Gunakan FTP dan buka direktory root WordPress, dan edit wp-db.php pada line pertama setelah < ?php tambahkan string berikut:
error_reporting(0);
Cara kedua:
Hampir sama dengan cara pertama, hanya berbeda pada kodenya:
if (strstr($_SERVER['PHP_SELF'], "wp-db.php")) die("g03nd03l w4s h3r3...");
Cara ketiga:
Adalah dengan meredirect halaman error tersebut ke halaman utama kita.. Peletakan kodenya sama saja, pada line pertama setelah < ?php tambahkan string berikut:
if (strstr($_SERVER['PHP_SELF'], "wp-db.php")) header("Location: ../",TRUE);
Bisa juga menggunakan dengan membuat file .htaccess hanya saja kadang malah error..
* Cara ini hanya berfungsi untuk WordPress yang diinstall pada hosting sendiri.
Cara tersebut belum sepenuhnya final..
top lik…
infone mantabb
By: ciwir on 26 July 2010
at 07:54
lha kae, WordPressmu sing 2 account dibenahi sik..
By: irfan hanafi on 26 July 2010
at 12:28
sip!
bukmerk..
By: Pojok Pradna on 26 July 2010
at 08:35
monggo..
By: irfan hanafi on 26 July 2010
at 12:29
kuwi cara pertama, kedua dan ketiga dilakukan secara berurutan opo dipilih salah satu???
kalau dipilih salah satu, mana yg diranjurkan???
ayooo… ndang dijawab…
By: itempoeti on 27 July 2010
at 21:47
paling bagus, menurut saya pribadi adalah cara ketiga, yaitu di redirect ke halaman utama.. karena cara pertama maupun kedua hanya berfungsi untuk menutup error saja, sedangkan cara ketiga memaksa pengunjung nakal untuk tidak bisa mengaksesnya sama sekali..
itulah pendapat saya..
By: irfan hanafi on 28 July 2010
at 17:21
pitakonku podo karo dulurku sing nduwur… hihihihihi…
dienteni jawabane…
By: Love4Live on 27 July 2010
at 21:48
jawabannya : idem..
By: irfan hanafi on 28 July 2010
at 17:21
walaaaahhh….
kok nganggo dimoderasi disik komenku… hiks…
By: Love4Live on 27 July 2010
at 21:51
ini jawabnya juga malah telat, maaf baru sekarang bisa jawabnya..
By: irfan hanafi on 28 July 2010
at 17:22
untung dibackup rutin…
tapi bahaya juga kalau ada celah dan nggak cepat2 ditutup..
By: Andy MSE on 28 July 2010
at 15:01
backup rutinpun juga tak mampu menjawab sebenarnya mas.. kan fungsi backup hanya untuk mengembalikan keadaan ke sebelum diusili..
yang jelas, menambal celahnya dulu, sebelum celah tersebut jadi grojokan..
By: irfan hanafi on 28 July 2010
at 17:24
di WP 3.0.1 celah itu masih belum ditambal…
*malah tambah bug lain* (doh)
By: Andy MSE on 2 August 2010
at 06:52
By: irfan hanafi on 2 August 2010
at 11:01
waw.. mangstab tenan mas.. nice inpo.. btw kula mboten ngertos babar blas.. hehehe.. mboten tekan..
By: Muhammad Edi Sutanto on 9 August 2010
at 18:53
terima kasih mas atas kedatangannya..
saya malah coba komentar di blog anda kok ngga bisa ya..
By: irfan hanafi on 11 August 2010
at 20:11
infone apik kang
By: shakoda on 31 August 2010
at 14:26
terima kasih..
By: irfan hanafi on 22 September 2010
at 22:03
wah.. kurang tau juga mas.. mungkin karena blog saya isinya jelek.. hehehehe…
nice inpo mas..
n keep sharing nggih. (“,)>
By: Muhammad Edi Sutanto on 17 September 2010
at 14:12
insya’allah mas..
By: irfan hanafi on 22 September 2010
at 22:05